Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Creepypasta 5: Istriku

 Aku orang yang begitu kasar jika sedang marah. Malam itu aku dan istriku bertengkar hebat karena sebuah permasalahan. Aku yang murka tidak bisa mengendalikan emosiku. Aku lantas memukul kepalanya dengan kencang menggunakan vas bunga, dan dia langsung terjatuh ke lantai. Dia terdiam dengan kaku, aku memanggilnya beberapa kali dan dia tetap diam. Sampai aku sadari bahwa istriku telah meninggal saat itu. Aku langsung membawanya dan membuang jasad istriku ke tengah hutan. 3 hari berlalu dan aku masih sibuk dengan pekerjaan kantorku. Anakku bersekolah seperti biasanya dan tampak santai, dia tidak pernah menanyakan kabar ibunya. Hal itu membuatku, entahlah harus bersyukur atau bagaimana. Sampai di suatu malam saat aku dan anakku makan bersama. Dia mengatakan sesuatu yang berhasil membuatku tak bisa berkutik. "Ayah, kenapa akhir akhir ini kau sering menggendong ibu?"

Creepypasta 4: Bangun

 Setiap aku terbangun dari tidurku, aku selalu mendengar bentakan dari kedua orangtuaku, yang pastinya dilayangkan untukku. Entah apa salahku, mereka selalu saja seperti begitu padaku sejak aku masih kecil, bahkan terkadang aku sampai dipukul habis-habisan. Suatu hari aku pernah mencoba membalas bentakan ayah, tapi yahhh masalah yang aku alami semakin kian menjadi. Karena konflik dirumah ku itu, aku setiap hari selalu mengurung diri di kamar sembari menangis dan berfikir, apa sih salahku? Malam harinya aku tertidur dengan pulas. Ketika aku bangun, aku melihat kedua orang tuaku ada di depan ranjang dan melihatku. Tapi tidak seperti biasanya, kedua orang tuaku tidak membentakku dan justru malah menangisiku, aku bingung ada apa ini Aku bertanya kepada orang tuaku, "ibu, ayah kenapa kalian menangis?". Namun mereka tidak menjawab, dan bahkan seperti tidak mendengarku. Kemudian aku menoleh ke bawah, dan langsung menjerit histeris, karena yang ku lihat adalah tubuhku yang sangat puc...

Creepypasta 3: Ujian IPA

 Astaga, aku terlambat! Padahal hari ini ada ujian IPA di sekolah, ditambah jalanan yang menjadi begitu padat. Aku mendirikan sepedaku yang tergeletak di aspal, lalu kembali ku kayuh dengan cepat. Sampai di sekolah, aku lega karena ujian itu telah dibatalkan, dengan alasan bahwa teman sekelasku dan juga guruku mengunjungiku di rumah duka. Ah, aku baru ingat bahwa tadi pagi sebuah truk melindas sepedaku saat aku bergegas pergi ke sekolah.

Creepy Pasta 2: Buang Air Kecil

 Sekarang pukul 3 pagi. Aku terbangun karena merasa ingin buang air kecil. Seperti biasa, aku menyibak selimutku dan keluar dari kamar menuju kamar mandi. Ketika melewati dapur, aku mencium bau busuk. Tapi karena sudah di ujung, aku tidak memikirkannya dan langsung masuk ke toilet yang berada di sebelah dapur. Aku buang air kecil seperti biasa, namun ketika ingin meng- flush klosetnya,ternyata mampet. Aku terkekeh pelan sambil menggelengkan kepala, semoga saja bukan karena potongan tangan dan jari yang aku benam disana minggu lalu.