Creepypasta 1 - Mendaki Gunung

    Aku merupakan seorang backpacker. Hari itu tepat hari libur dan aku memutuskan untuk mendaki gunung untuk mengisi waktu luang. Aku memutuskan untuk mendaki sendirian karena temanku kebetulan ada kegiatan lain.

    Aku pergi tepat pagi hari untuk bisa melihat sunset di sore hari. Gunung yang kudaki tidak begitu tinggi. Namun ditengah perjalanan hujan turun begitu lebat. Ketika itu aku baru sampai pos 4. Aku memutuskan untuk beristirahat sejenak disana. Keinginan untuk melihat sunset pupus sudah karena cuaca yang tidak mendukung. Tapi aku masih memiliki keinginan untuk melihat sunrise di puncak pagi hari.

    Tidak terasa hari semakin gelap dan hujan mulai reda. Aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak agar esok hari aku bisa melihat sunrise.

    Ditengah perjalanan menuju puncak aku melihat sebuah gubuk yang cukup tua. Aku penasaran dan ingin beristirahat sejenak disana untuk memakan roti. Tidak ada yang istimewa dari gubuk tersebut. Hanya terdapat satu buah lukisan besar yang mencolok tergantung di dinding ruangan.

    Itu merupakan lukisan seorang perempuan berbaju putih panjang dan berambut hitam panjang menatap ke arahku. Lukisan yang menyeramkan namun aku segera menggelengkan kepala dan bergegas untuk pergi dari sana dan melanjutkan perjalanan.

    Akhirnya aku bisa sampai puncak dan menemui beberapa pendaki disana. Kami seperti biasa saling bertegur sapa dan mengobrol sambil menunggu sunrise tiba.

    Ketika sudah melihat sunrise esoknya, aku dan pendaki lain bergegas untuk meninggalkan puncak dan kembali turun bersama-sama. Di tengah perjalanan aku melihat sebuah gubuk yang kemarin aku singgahi dan terlihat lebih usang dari yang terlihat di malam hari.

    Aku dan beberapa pendaki memutuskan untuk mengunjungi gubuk itu sambil beristirahat. Tidak ada yang berbeda dari yang terakhir kali aku lihat. Hanya sebuah gubuk biasa yang terdapat jendela besar disana. Aku memutuskan untuk mendekati jendela itu dan menghirup udara darisana.

    Ah.. segar sekali menghirup udara lewat jendela ini. Namun ketika aku mengingat akan sesuatu, tubuhku mulai merinding.

Komentar

  1. Anjer...itu dia liat setan/tante tante gurih yang nyasar di gunung. Bukannya lukisan :'). Untung tu orang ga diapa apain sama si setan/tante tante gurih tu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Creepy Pasta 2: Buang Air Kecil

Creepypasta 4: Bangun

Creepypasta 5: Istriku